Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 898-9700-500

Email

info@uinmadura.ac.id

Peserta UM-PTKIN 2026 Naik, Hasilnya Diumumkan 30 Juni di sini

  • Diposting Oleh Achmad Firdausi
  • Senin, 29 Juni 2026
  • Dilihat 118 Kali
Bagikan ke

Jakarta (UIN Madura) | Panitia Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) 2026 mencatat kenaikan signifikan pada jumlah peserta yang melakukan finalisasi. Angka kenaikan itu mencapai hampir sembilan ribu peserta.

Hal ini disampaikan Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN 2026, Prof. Abd. Aziz, dalam forum Scoring dan Sidang Kelulusan Ujian Masuk (UM-PTKIN) 2026 yang digelar Panitia Nasional PMB PTKIN di Jakarta.

Prof. Abd Aziz memaparkan data statistik pertumbuhan pendaftar Ujian Masuk PTKIN 2026. Menurutnya, tercatat sebanyak 142.836 siswa telah membuat akun, dengan 118.524 di antaranya memilih program studi, hingga mencapai total 111.353 peserta yang sukses melakukan finalisasi.

Data finalisasi ini menunjukkan ada tren kenaikan dalam tiga tahun terakhir. ​"Angka finalisasi tahun ini menunjukkan grafik pertumbuhan yang sangat konsisten jika dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya, yaitu 95.321 peserta pada tahun 2024 dan 102.445 peserta pada tahun 2025. Ini membuktikan bahwa PTKIN semakin kompetitif dan memikat bagi lulusan SMA/MA/SMK/Pesantren," jelas Prof. Abd. Aziz di Jakarta, Sabtu (27/6/2026).

Dijelaskan Prof. Abd Aziz, saat ini panitia sedang mempersiapkan pengumuman hasil UM-PTKIN. Menurutnya, pengumuman UM-PTKIN bisa di akses pada 30 Juni 2026 pukul 15.00 WIB, dilaman https://pengumuman-um.ptkin.ac.id/.

Investasi Strategis

Menag Nasaruddin Umar mengingatkan bahwa PTKIN memiliki mandat ganda yang luhur, yakni sebagai institusi keilmuan sekaligus institusi dakwah. Karenanya, PMB bukan sekadar rutinitas administratif tahunan, melainkan investasi strategis jangka panjang bagi masa depan bangsa.

​"Proses penerimaan mahasiswa baru adalah gerbang awal. Dari sinilah kita menyaring calon-calon pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademik dan menguasai teknologi, tetapi juga memiliki integritas moral kokoh serta komitmen kuat terhadap nilai-nilai moderasi beragama," ujar Menag di hadapan seluruh Rektor dan Ketua PTKIN se-Indonesia.

Hal senada disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof. Amien Suyitno. Dia mengapresiasi keberhasilan transformasi digital sistem UM-PTKIN. Sinergi dan penguatan teknologi informasi antar-kampus dinilai berhasil mendongkrak kepercayaan publik (public trust) secara signifikan dari tahun ke tahun.

​"Kepercayaan masyarakat adalah aset tertinggi kami. Integritas seleksi yang profesional, objektif, dan akuntabel menjadi kunci utama mengapa institusi PTKIN kian diminati sebagai destinasi pendidikan tinggi utama di Indonesia," tandas Amien Suyitno.


 


Sumber: Website Kementerian Agama RI

Editor: Achmad Firdausi