Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 898-9700-500

Email

info@uinmadura.ac.id

Kolokium Kolaboratif Mahasiswa Sarjana dan Pascasarjana UIN Madura Perkuat Implementasi Kurikulum OBE Berbasis Riset

  • Diposting Oleh Achmad Firdausi
  • Rabu, 24 Juni 2026
  • Dilihat 122 Kali
Bagikan ke

Pamekasan | Upaya pematangan rancangan dan implementasi Outcome Based Education (OBE) Curriculum terus diperkuat oleh civitas akademika UIN Madura. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui penyelenggaraan Kolokium Kolaboratif yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Pascasarjana UIN Madura pada, Senin (22/06/2026).

Kegiatan ini merupakan inisiasi dosen pengampu mata kuliah Metodologi Penelitian Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) dan mata kuliah Praktikum Non-Testing Program Studi Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK).

Acara dihadiri oleh Ketua Program Studi Magister PAI, Dr. Maimun, M.Pd.I., dosen pengampu Dr. Fathol Haliq, M.Si., sivitas akademika, mahasiswa Pascasarjana PAI, serta mahasiswa semester IV Program Studi BKPI.

Dalam pemaparannya, Dr. Fathol Haliq menjelaskan bahwa OBE berbasis scientific approach menjadi ikhtiar perguruan tinggi dalam menghargai potensi, kecenderungan, minat belajar, dan kemampuan mahasiswa. Pendekatan diferensiasi individu juga menjadi bagian penting untuk menggali kemampuan riset mahasiswa.

Ia menjelaskan bahwa kolokium ini dirancang sebagai implementasi kurikulum OBE melalui proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembelajaran. Selama 16 kali pertemuan, mahasiswa menjalani berbagai strategi pembelajaran mulai dari tatap muka, riset, refleksi, evaluasi, presentasi, hingga revisi strategi belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

“OBE Curriculum menjadi ruang diseminasi hasil riset melalui perpaduan presentasi, pendalaman materi, video, serta field note riset mahasiswa sarjana dan pascasarjana secara kolaboratif. Evaluasi juga dilakukan dengan memperhatikan kemampuan adaptasi mahasiswa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Fathol Haliq yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan III FTIK UIN Madura menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa menghadapi masa depan yang semakin lekat dengan digitalisasi dan derasnya arus informasi.

Sementara itu, Ketua Program Studi Magister PAI, Dr. Maimun, M.Pd.I., menegaskan bahwa mahasiswa, khususnya jenjang magister, perlu membiasakan diri dengan kemampuan berpikir kritis dan kreatif.

“Mahasiswa S2 hari ini sudah semestinya akrab dengan critical thinking dan creative thinking. Melalui kolokium kolaboratif ini, mahasiswa dilatih untuk mengembangkan kompetensi tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa presentasi hasil riset mahasiswa menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran sehingga luaran mata kuliah tidak hanya berhenti pada capaian akademik, tetapi juga mendorong mahasiswa mulai mengajukan rancangan judul tesis.

Kolokium kolaboratif menghadirkan 10 kelompok presentator riset dari mahasiswa BKPI dan empat presentator dari MPAI. Kegiatan ditutup dengan presentasi hasil riset bertema “Ekosistem Resiliensi: Merancang Persistensi Mahasiswa Madura” yang dipaparkan oleh Wakil Dekan III FTIK UIN Madura.

 


Penulis: Herlina Tria Sukmawati                                Editor: Achmad Firdausi